Press release diterima media jika memiliki nilai berita nyata, ditulis seperti berita (bukan iklan), judul kuat, lead yang langsung ke inti, dan distribusi ke media yang relevan. Ikuti 10 tips berikut untuk meningkatkan peluang tayang secara dramatis.
Fakta: Mengapa Sebagian Besar Press Release Ditolak?
Berdasarkan pengalaman kami mengelola ribuan press release dan berinteraksi langsung dengan redaksi berbagai media nasional, inilah fakta mengejutkan yang perlu Anda ketahui:
Tiga penyebab utama press release ditolak: terlalu promosional, tidak ada nilai berita, dan format yang tidak sesuai standar jurnalistik. Semua bisa diatasi jika Anda mengikuti tips berikut ini.
10 Tips Agar Press Release Diterima Media Nasional
Ini adalah tip paling penting — dan yang paling sering dilanggar. Press release harus ditulis dalam gaya jurnalistik yang objektif, berbasis fakta, dan informatif. Bukan gaya pemasaran yang penuh kata sifat berlebihan seperti "terbaik", "revolusioner", atau "mengubah industri".
Bayangkan Anda adalah jurnalis yang meliput berita tentang bisnis Anda. Apa yang akan Anda tulis? Itulah press release yang baik.
"Kami dengan bangga mempersembahkan produk revolusioner terbaik di kelasnya yang pasti akan mengubah cara Anda bekerja selamanya..."
"PT Teknologi Maju hari ini meluncurkan aplikasi manajemen proyek berbasis AI yang memungkinkan tim remote bekerja 40% lebih efisien berdasarkan uji coba terhadap 500 pengguna beta..."
Setiap press release harus menjawab satu pertanyaan kritis: "Mengapa informasi ini penting bagi pembaca media tersebut?" Jika Anda tidak bisa menjawabnya dalam satu kalimat, press release Anda belum siap dikirim.
Nilai berita yang kuat mencakup: kebaruan (baru terjadi), dampak (mempengaruhi banyak orang), kedekatan (relevan dengan lokasi pembaca), konflik atau kontroversi yang diselesaikan, atau tokoh terkenal yang terlibat.
Judul press release yang efektif mengandung: subjek yang jelas + tindakan/pencapaian + konteks. Hindari judul yang terlalu puitis, ambigu, atau membutuhkan penjelasan lebih lanjut untuk dipahami.
Gunakan kata kerja aktif yang kuat: "Meluncurkan", "Meraih", "Bermitra", "Mencapai", "Mengumumkan". Hindari kata kerja pasif atau frasa pembuka yang membuang kata.
"Sebuah Langkah Baru Menuju Masa Depan yang Lebih Cerah: Perusahaan Kami Hadir dengan Inovasi Terdepan"
"Tokopedia dan StartupABC Bermitra Hadirkan Layanan Pengiriman Same-Day untuk UMKM Jakarta"
Lead paragraph adalah yang paling menentukan. Jika redaksi hanya membaca satu paragraf, pastikan mereka mendapat gambaran utuh dari isi press release. Jawab Who (siapa), What (apa), When (kapan), Where (di mana), Why (mengapa), How (bagaimana) dalam 50–80 kata pertama.
Teknik ini juga memudahkan AI search engine memahami dan mengindeks konten Anda — menjadikan press release lebih mudah ditemukan di Google dan disebut oleh AI seperti Perplexity.
Press release dengan data spesifik selalu lebih dipercaya dan lebih sering diterbitkan. "Meningkat 43% dalam 3 bulan" jauh lebih kuat dari "meningkat signifikan". Data memberi konteks, meningkatkan kredibilitas, dan memberikan "kait berita" yang jelas bagi jurnalis.
Jika belum memiliki data internal, referensikan data dari sumber terpercaya (BPS, Bank Indonesia, laporan industri) yang relevan dengan konteks bisnis Anda.
Kutipan dari CEO, Direktur, atau tokoh relevan memberi dimensi manusiawi dan perspektif unik yang tidak bisa digantikan oleh fakta biasa. Namun banyak press release menyia-nyiakan kesempatan ini dengan kutipan klise seperti "Kami sangat senang dengan peluncuran ini."
Kutipan yang baik mengungkapkan: visi jangka panjang, insight tentang masalah yang diselesaikan, atau perspektif unik yang tidak ada di paragraf lain. Ini yang membuat jurnalis tertarik mengutip langsung dalam artikelnya.
"Kami tidak sekadar membangun aplikasi — kami ingin membuktikan bahwa petani kecil di pelosok Indonesia bisa mendapat harga yang sama adilnya dengan petani di kota besar," ujar Budi, CEO AgriConnect.
Redaksi media sibuk. Press release yang terlalu panjang (lebih dari 800 kata) jarang dibaca tuntas. Yang terlalu pendek (di bawah 300 kata) dianggap kurang informatif. Zona ideal adalah 400–600 kata — cukup untuk menyampaikan semua fakta penting tanpa membuang waktu editor.
Gunakan teknik piramida terbalik: informasi terpenting di atas, detail pendukung di tengah, latar belakang di bawah. Sehingga meski dipotong dari bawah, inti berita tetap tersampaikan.
Press release produk kecantikan yang dikirim ke media teknologi kemungkinan besar akan diabaikan. Relevansi antara isi press release dan audiens media adalah faktor krusial yang menentukan apakah redaksi akan menerbitkannya.
Sebelum distribusi, identifikasi: siapa pembaca media tersebut, apakah mereka adalah target pasar Anda, dan apakah topik press release Anda pernah atau sering diliput media tersebut sebelumnya. Kualitas match jauh lebih penting dari kuantitas media.
Waktu pengiriman press release mempengaruhi seberapa besar perhatian yang diberikan redaksi. Selasa–Kamis pukul 08.00–10.00 WIB adalah waktu optimal — redaksi aktif, belum terlalu sibuk dengan agenda harian, dan ada waktu cukup untuk memproses sebelum deadline siang.
Hindari: Senin pagi (redaksi rapat mingguan), Jumat sore dan akhir pekan (banyak media yang tidak aktif), hari libur nasional, dan saat ada berita besar yang mendominasi (bencana, pemilu, dll) karena press release Anda akan tenggelam.
Media online sangat membutuhkan gambar untuk setiap artikel yang diterbitkan. Press release yang disertai foto resolusi tinggi (minimal 1200×800 pixel), infografis, atau screenshot produk memiliki peluang tayang jauh lebih tinggi dibanding yang tidak menyertakan visual sama sekali.
Pastikan foto yang Anda sertakan: bebas hak cipta (milik perusahaan sendiri), relevan dengan isi berita, resolusi tinggi, dan memiliki caption yang informatif. Foto produk, foto tim, atau foto event yang autentik bekerja paling baik.
Checklist: 10 Hal yang Harus Dipastikan Sebelum Kirim
Sebelum mendistribusikan press release Anda, pastikan semua poin berikut sudah terpenuhi:
- Ditulis dalam gaya jurnalistik, bukan gaya pemasaran
- Ada nilai berita yang jelas dan relevan bagi pembaca media
- Judul maksimal 10–12 kata, langsung ke inti, menggunakan kata kerja aktif
- Lead paragraph menjawab 5W+1H dalam 2–3 kalimat
- Ada minimal satu data atau angka konkret yang mendukung klaim
- Ada kutipan narasumber yang berisi perspektif atau visi unik
- Panjang 400–600 kata, menggunakan format piramida terbalik
- Didistribusikan ke media yang relevan dengan industri dan target pasar
- Dikirim di waktu optimal (Selasa–Kamis pagi)
- Disertai foto atau visual berkualitas tinggi
Tim jasapressrelease.co.id menangani semua hal di atas untuk Anda — dari penulisan sesuai standar jurnalistik, pemilihan media yang relevan, timing distribusi yang tepat, hingga laporan URL tayang yang terverifikasi. Mulai dari Rp300.000.
FAQ Seputar Tips Press Release
Tidak Mau Repot Mengurus Press Release Sendiri?
Serahkan ke tim kami. Penulisan profesional + distribusi ke 100+ media nasional dalam 1x24 jam. Semua tips di atas sudah kami terapkan otomatis di setiap press release klien.